Lingkup Pembahasan Ilmu Aqidah (Muqaddimah Ilmu Aqidah 2)
Disarikan dari Kitab al Madkhol ilaa Ilmil Aqiidah karya Fadhilatusy Syaikh DR. Ziyad bin Hamad al ‘Amiri حفظه الله تعالى
Bismillahi wal hamdulillah, wasshalaatu wassalamu ‘ala rasulillah, wa ‘alaa aalihi wa shahbihi wa man waalah, amma ba’du
Pada tulisan ini dengan izin Allah, saya akan melanjutkan pembahasan tentang pengantar ilmu aqidah islam yang shahih berlandaskan al Qur’an dan as Sunnah dengan merujuk kitab al Madkhol ilaa Ilmil Aqiidah karya Fadhiilatusy Syaikh DR. Ziyad bin Hamad al ‘Amiri hafidzahullahu ta’ala, karya beliau ini dijadikan muqorror dalam Mata Kuliah Madkhol fii dirasaat al Aqidah (Pengantar pembelajaran Aqidah) di kampus kami (King Khalid University, Abha, Saudi Arabia).
Penjelasan kitab ini cukup lengkap dan semua penjelasannya disertakan dalil yang shahih dan penjelasan para ulama yang mu’tabar di bidangnya, secara umum kitab ini cukup mudah difahami dan dipelajari bagi mereka yang memahami bahasa arab dengan baik
Kitab ini terdiri dari beberapa pasal dan pembahasan utama, untuk daftar isi dan tulisan pertama bisa Anda lihat di tulisan saya pada artikel Pengertian Aqidah dan Ilmu Aqidah (Muqaddimah Ilmu Aqidah 1 yang saya unggah sebelum tulisan ini
Untuk tulisan saat ini, kita akan membahas pembahasan kedua dari 10 pembahasan pasal pertama dari kitab al Madkhol ilaa Ilmi Aqidah
Lingkup Pembahasan Ilmu Aqidah
Dalam setiap disiplin ilmu pasti ada lingkup pembahasannya tersendiri begitupula pembahasan ilmu Aqidah. Dalam pembahasan ilmu Aqidah ada 3 Bab utama yang telah dibagi oleh para Ulama Ahlul Kalaam yang disusun berdasarkan kemampuan akal dalam memahaminya
- Bab Ilaahiyyaat (Bab Ketuhanan) : Adalah bab yang Akal tidak dapat menentukannya, bab ini bergantung pada Dalil Syar’i dalam penetapannya, bab ini mencakup semua hal yang terkait dengan Ketuhanan Allah -‘Azza wa Jalla- dari perkara Rubuubiyyah-Nya, Uluhiyyah-Nya, Nama – nama dan Sifat-Nya serta hal terkait Takdir dan keputusan-Nya
- Bab Nubuwwaat (Bab Kenabian) : Adalah bab yang terkait dengan Iman kepada para Rasul-Nya dan Kitab – kitab yang diturunkan kepada mereka
- Bab Sam’iyyaat (Bab Ilmu Ghaib) : Adalah bab yang ditetapkan hanya berdasarkan Firman Allah dan sabda Rasul-Nya, bab yang akal juga tidak mampu memahaminya kecuali dengan dalil yang sampai kepada kita, hal ini termasuk diantaranya Iman kepada Malaikat, iman akan datangnya hari Akhir dan Iman tentang kehidupan setelah kematian
Pembahasan – Pembahasan Ilmu Aqidah
Lingkup pembahasan ilmu aqidah secara umum ada 3 yang telah kami jelaskan pada penjelasan diatas. Adapun pembahasan – pembahasan ilmu Aqidah secara Global ada 12 Pembahasan yang Syaikh cantumkan dalam kitabnya
Pembahasan Pertama : Pengantar Ilmu Aqidah
Pengantar ilmu aqidah adalah pembahasan pertama sebelum lebih jauh membahas ilmu aqidah itu sendiri, didalamnya dijelaskan tentang muqaddimah / pengantar penting terkait ilmu ini, mulai dari pengertian, istilah, pembahasan, penamaan, pembagian, pendalilan, kitab rujukan, tentang siapa itu Ahlussunnah wal Jama’ah dan cara mereka berdalil serta manhaj yang mereka berada diatasnya, serta memahami apa makna dari aqidah dan esensinya dalam kehidupan seorang muslim
Pembahasan Kedua : Iman
Iman adalah pembahasan utama dari ilmu aqidah, karena Aqidah sendiri bermakna “Keyakinan” maka Iman “Kepercayaan” adalah bagian utama dari pemabahasan ilmu aqidah. Iman mencakup kepada rukun iman yang enam, hubungan antara Iman dan Islam serta Ihsan, bertambah dan berkurangnya iman seseorang, pembahasan tentang nama – nama Allah dan hukum – hukum tentangnya, menta’yin (menunjuk seseorang) surga dan nerakanya seseorang, pembatal – pembatal keislaman dan keimanan, esensi keimanan dan bantahan terhadap Ahlul Bid’ah dalam perkara keimanan
Pembahasan Ketiga : Iman kepada Allah
Iman kepada Allah mencakup pembahasan tentang Eksistensi Allah, perdebatan terhadap syubhat Atheisme dalam tuntunan al Qur’an dan Sunnah, pembahasan Iman Rubuubiyah Allah (Kuasa Allah terhadap alam semesta), Iman Uluhiyyah Allah (Peribadahan kepada Allah), dan Nama – nama serta sifat-Nya, makna ibadah kepada-Nya serta esensi keimanan kepada Allah dan bantahan terhadap Ahlul Bid’ah dalam perkara keimanan ini
Pembahasan Keempat : Iman kepada Malaikat
Iman kepada Malaikat mencakup pembahasan tentang Eksistensi Malaikat dan tugasnya serta esensi keimanan kepada Malaikat dan bantahan terhadap Ahlul Bid’ah dalam perkara keimanan ini
Pembahasan Kelima : Iman kepada Kitab – Kitab
Iman kepada Kitab – Kitab yang diturunkan oleh Allah -‘azza wa jalla- mencakup tentang Eksistensi kitab – kitab tersebut dimasa lalu dan al Qur’an saat ini, pembahasan detail tentang iman kepada Al Qur’an serta esensi keimanan kepada Kitab Suci dan bantahan terhadap Ahlul Bid’ah dalam perkara keimanan ini
Baca Juga : Ancaman Bagi Mereka yang Berkata Tanpa Ilmu
Pembahasan Keenam : Iman kepada Para Rasul
Iman kepada Para Rasul yang diutus oleh Allah –‘azza wa jalla- mencakup tentang Eksistensi para Rasul, pembahasan detail tentang iman kepada Nabi Muhammad ﷺ serta esensi keimanan kepada para Rasul dan bantahan terhadap Ahlul Bid’ah dalam perkara keimanan ini
Pembahasan Ketujuh : Iman kepada Hari Akhir
Iman kepada Hari Akhir mencakup meyakini adanya hari kiamat dan tanda – tandanya, tentang Alam Barzakh, kebangkitan, pembalasan, telaga Rasulullah ﷺ , Mizan, pemaparan amalan, melewati shirat, syafa’at, surga dan neraka serta esensi keimanan kepada Hari Akhir dan bantahan terhadap Ahlul Bid’ah dalam perkara keimanan ini
Pembahasan Kedelapan : Iman kepada Takdir
Iman kepada Takdir mencakup iman kepada takdir baik dan buruknya, memahami tingkatan takdir, beralasan dengan takdir atas musibah dan kesulitan serta esensi keimanan kepada takdirdan bantahan terhadap Ahlul Bid’ah dalam perkara keimanan ini
Pembahasan Kesembilan : Mulhaqaat Aqidah
Mulhaqaat Aqidah adalah semua pembahasan yang diikutkan dalam pembahasan aqidah, yang tidak keluar dari lingkup pembahasan – pembahasan aqidah yang telah kami sebutkan sebelumnya, seperti tentang Masa’il Sahabat dan keutamaan mereka serta hukum mencela mereka dan Ahlul Bayt (keluarga Rasulullah ﷺ ) dan hak – hak mereka, Amar Ma’ruf Nahy Munkar, Imamah Udzhma syarat – syarat dan hak serta kewajibannya, karomah para Waliyullah dan perbedaan mereka dengan waliyyussyaithan dan para pendusta, meyakini eksistensi Jin, al Wala’ wal Baraa’, tuntunan untuk menjaga jama’ah kaum muslimin dan larangan untuk berpecah belah, menjelaskan tentang akhlak Ahlussunnah wal Jama’ah dan semisalnya
Pembahasan Kesepuluh : Firaq
Firaq atau Aliran – aliran pemahaman Aqidah, pembahasan ini meliputi pembahasan tentang makna aliran dan perpecahan, jenis – jenisnya, hukum – hukumnya, memahami hadits tentang perpecahan ummat secara riwayat dan dirayat, golongan yang selamat dan sifat – sifat mereka, manhaj ahlussunnah wal jama’ah dalam bermu’amalah dengan ahlul bid’ah, mempelajari tentang aliran / golongan yang terkemuka yang menisbatkan diri mereka kedalam islam dengan menimbang dan merujuk pemahaman mereka kepada al Qur’an dan Sunnah dan semisalnya
Pembahasan Kesebelas : Adyaan
Adyaan atau Agama – agama di dunia, pembahasan ini meliputi pengertian dan pengenalan tentang agama – agama dan sekte – sekte yang eksis, jenis – jenisnya, hukum – hukumnya, serta membahas agama – agama yang tersebar di dunia serta membahas kesesatan mereka
Pembahasan Keduabelas : Madzaahib Mu’ashirah
Madzaahib Mu’ashirah adalah madzhab – madzhab terkini dalam perkara aqidah, pembahasan ini meliputi tentang pengertiannya, jenis – jenisnya, hukum – hukumnya serta mempelajari madzhab – madzhab pemikiran tersebut serta pembahasan kesesatan mereka merujuk kepada al Qur’an dan Sunnah dan semisalnya
Pembahasan – pembahasan yang telah saya paparkan diatas, adalah pembahasan tentang ilmu aqidah secara menyeluruh / global, dan akan dibahas secara intensif disetiap babnya beserta dalil dan perdebatan didalamnya
In syaa Allah pada tulisan berikutnya, akan saya sampaikan tentang Keutamaan ilmu Aqidah dan Hukum mempelajarinya, semoga Allah jadikan kita senantiasa istiqamah diatas aqidah yang benar diatas manhaj ahlussunnah wal jama’ah yang mana Rasulullah ﷺ dan para sahabatnya berada diatasnya
Washallallahu ‘ala nabiyyinaa Muhammad wa ‘ala aalihi wa shahbihi ajma’iin


Komentar