(Fiqh) Pengertian Bersuci dan Urgensinya

bersuci pengertian

السَلام عَليكُم و رَحمَة الله و بركَاته


Bismillah wal hamdulillah, wasshalaatu wassalaamu ‘alaa rasulillah, wa ‘alaa aalihi wa shahbihi wa man saara ‘alaa nahjihi ilaa yaumil qiyamah, amma ba’du

Bersuci adalah bab pertama dari ratusan bab fiqih lainnya, karena urgentnya bersuci dalam islam, maka dijadikanlah pembahasan tentang bersuci pembahasan yang paling pertama dalam kitab-kitab fiqih, dalam serial fiqih ini, saya akan menggunakan kitab “Shahih Fiqh Sunnah wa adillatuhu wa tawdih madzaahibil a’immah” karya Syaikh Abu Malik Kamaal bin Sayyid Salim hafidzahullah beliau adalah ulama pakar fiqh dari negeri mesir, in syaa Allah akan datang sedikit biografi tentang beliau hafidzahullahu ta’ala

Pertama kita mulai dari pengertian Bersuci (Thaharah)

Pengertian

  • Bersuci (Thaharah) secara Etimologi / Bahasa : Bersih dan Jauh dari kotoran-kotoran yang nyata seperti najis-najis kencing dan sebagainya, dan kotoran-kotoran yang maknawi seperti A’ib dan Maksiat
  • Bersuci (Thaharah) secara Terminologi / Syariat : Membersihkan apa-apa yang menghalangi (sahnya) shalat seperti Najis atau Hadats dengan air (atau selainnya) atau membersihkannya dengan Debu (sebagai pengganti air)

Hukum Bersuci (Thaharah)

Hukum Bersuci dari Najis dan Hadats adalah Wajib sesuai kemampuan, adapun bersuci untuk shalat maka wajib untuk menjadi syarat sahnya shalat.

Allah ﷻ berfirman

وَثِيَابَكَ فَطَهِّرْۖ – ٤

“Dan Bersihkanlah Pakaian mu”

Qs. Al Muddatsir 4

Allah ﷻ berfirman

 وَعَهِدْنَآ اِلٰٓى اِبْرٰهٖمَ وَاِسْمٰعِيْلَ اَنْ طَهِّرَا بَيْتِيَ لِلطَّاۤىِٕفِيْنَ وَالْعٰكِفِيْنَ وَالرُّكَّعِ السُّجُوْدِ – ١٢٥

Dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail, “Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang tawaf, orang yang iktikaf, orang yang rukuk dan orang yang sujud!”

Qs. Al Baqarah 125

Bersuci adalah kewajiban bahkan menjadi syarat dari diterimanya shalat, Rasulullah ﷺ bersabda

لاَ يَقْبَلُ الله صَلاَةً بِغَيْرِ طُهُورٍ وَلاَ صَدَقَةً مِنْ غُلُولٍ

“Allah tidaklah menerima shalat tanpa bersuci dan tidak menerima shadaqah dari harta curian Ghanimah”

HR. Muslim 224

Lalu apa urgensi dan keutamaan dari Bersuci ini ?

Urgensi dari Bersuci (Thaharah)

  • Syarat Sah Shalat, sebagaimana yang telah kami sebutkan diatas. Karena melaksanakan shalat dengan keadaan suci termasuk pengagungan kepada Allah ﷻ. Meskipun dalam keadaan tidak ada najis yang nyata, maka dengan berwudhu setidaknya bisa membersihkan najis yang maknawi, seperti kotoran dosa dan maksiat
  • Allah ﷻ memuji mereka yang selalu bersuci (Mutathahhirin), sebagaimana dalam firmanNya

 اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ التَّوَّابِيْنَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِيْنَ – ٢٢٢

 “Sungguh, Allah menyukai orang yang tobat dan menyukai orang yang menyucikan diri.

Qs. Al Baqoroh 222

  • Sesungguhnya kecilnya perhatian kita terhadap kebersihan diri dari najis, termasuk sebab adzab kubur yang nyata, sebagaimana sabda Nabi ﷺ

إنهما ليعذبان وما يعذبان في كبير، ثم قال: بلى، أما أحدهما فكان يمشي بالنميمة، وأما الآخر فكان لا يستنزه من البول

“Sesungguhnya kedua orang (ahli kubur) ini sedang diadzab, dan tidaklah keduanya diadzab melainkan sebab dosa besar yang mereka lakukan” kemudian beliau bersabda “Tentu, salah satu dari mereka dahulu sering namimah (mengadu domba) dan yang satu lagi dahulu tidaklah dia membersihkan bekas kencingnya”

HR. Bukhari dan Muslim

Dikarenakan tidak bersuci selepas buang air kecil, seseorang mendapatkan adzab dikubur, wal’iyaadzu billah sesuatu yang kita anggap remeh, namun bukanlah perkara yang mudah, semoga Allah jadikan kita istiqomah dalam beragama dan mengamalkan semua ilmu tentangnya

Washallallahu ‘alaa nabiyyina Muhammad wa ‘alaa aalihi wa shahbihi wa sallam


Akhukum Fillah Thariq Aziz al Ahwadzy

27 Muharram 1442H

di Kota Bekasi


Baca Juga :

Fitnah Syahwat dan Hawa Nafsu

Sunnah Dihari yang Penuh Berkah

Hukum Makan dan Minum Berdiri

Thariq Aziz al Ahwadzy

Thariq Aziz al Ahwadzy, seorang kelahiran kota Bekasi pada 21 Juli 2000, penuntut ilmu dan CEO Menjadi Muslim yaitu Platfrom untuk belajar bersama menjadi seorang muslim seutuhnya. Belajar dan belajar itulah jalan hidupnya

Mungkin Anda juga menyukai

1 Respon

  1. September 29, 2020

    […] kita menyelesaikan pembahasan tentang apa itu thaharah (bersuci) di artikel sebelumnya (Klik untuk membaca artikel). Pada tulisan kali ini saya akan memaparkan tentang pembagian dan jenis – jenis […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: