Keutamaan menuntu Ilmu
Beranda / Tematik / Keutamaan Menuntut Ilmu Agama

Keutamaan Menuntut Ilmu Agama

Reading Time: 2 minutes

Keutamaan Menuntut Ilmu Agama

Tulisan Ringkas Nasihat Untukmu


Bismillahi wal hamdulillah, wasshalaatu wassalamu ‘ala rasulillah, wa ‘ala aalihi wa shahbihi wa man waalah, amma ba’du

Kita lahir tak ketahui apapun, bodoh dan papa, namun Allah ﷻ menganugerahkan kita Hati untuk berfikir, Mata untuk melihat, dan Telinga untuk mendengar, Allah ﷻ berfirman :

وَاللّٰهُ أَخرَجَكُم مِن بُطُونِ أُمَّهَاتِكُم لَا تَعلَمُونَ شَيئاً وَ جَعَلَ لَكُمُ السَّمعَ وَ الأَبصَارَ وَ الأَفئِدَةَ لَعَلَّكُم تَشكُرُونَ
“Allah keluarkan kalian dari perut ibu kalian dalam keadaan tidak mengetahui apa apa, dan Allah jadikan untuk kalian (organ) Pendengaran, Pengelihatan, dan hati, agar kalian bersyukur”

QS. an-Nahl 78

Mustholahul Hadits – Pengertian dan Pengenalan

Allah ﷻ telah memberikan kita kenikmatan, dari telinga untuk mendengar, mata untuk melihat, hati untuk berfikir, maka dari itu Imam Ibnul Qayyim Al jauziyyah rahimahullah berkata :
“Malaikat diciptakan dengan akal tanpa syahwat, Hewan diciptakan dengan syahwat tanpa akal, Manusia diciptakan dengan akal dan syahwat, maka jikalau Manusia lebih pergunakan akalnya dibandingkan syahwatnya sungguh dia lebih mulia dari Malaikat, namun jikalau syahwatnya lebih dia pergunakan daripada akalnya, maka Hewan jauh lebih baik darinya”

Lalu bagaimana kita bisa menjadi mulia dengan anugerah dari Allah ﷻ tadi?
Allah ﷻ berfirman :

يَرفَعِ اللّٰهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنكُم وَ الَّذِينَ أُوتُوا العِلمَ دَرَجَاتٍ
“Kelak Allah tinggikan (derajat) orang-orang beriman diantara kalian, dan (Allah) akan tinggikan orang yang berilmu (diatas kalian) beberapa derajat”

QS. al-Mujadalah 11

Jawabannya, dengan Ilmu kita sebagai insan bisa mencapai derajat kemuliaan tertinggi, bukan dengan Harta kita mulia, bukan dengan Jabatan kita terhormat, namun Ilmua lah yang kita amalkan itu yang bermanfaat.

Menjaga Ilmu dari Hal yang Menghinakannya – Ringkasan Syarah Ta’dzhimul Ilmi

Rasulullah ﷺ bersabda :

طَلَبُ العِلمِ فَرِيضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسلِمٍ
“Menuntut Ilmu itu kewajiban bagi seorang muslim”

HR. Ibnu Majah 224

Maka dari itu para pembaca yang Budiman, rahmat Allah ﷻ selalu menyertai anda, kita harus mempelajari Ilmu, dan sebaik-baik nya ilmu adalah Ilmu Syar’i, yang dengannya lah kita bisa berjalan diatas kebenaran, dan Istiqomah dalam kebaikan.
Allah ﷻ berfirman :

فَاعلَم أَنَّهُ لَا إِلٰهَ إِلَّا هُوَ وَ استَغفِر لِذَنبِكَ وَ لِلمُؤمِنِينَ وَ المُؤمِنَاتِ
“Maka ketahuilah bahwasanya Dia tiada Ilah yang berhak di sembah kecuali DiriNya, dan mintalah ampunan atas dosamu dan orang-orang yang beriman dari kalangan Pria maupun Wanita”

Melaksanakan Adab Ilmu – Ringkasan Syarah Ta’dzhimul Ilmi

QS. Muhammad 19

Untuk mengetahui Allah, kita harus berilmu, dan fithrah ilmu sudah tertanam pada diri kita, kita yang harus terus mengembangkannya dan menggali potensi yang ada.

Washallallahu ‘ala nabiyyinaa Muhammad wa ‘ala aalihi wa shahbihi ajma’iin


Bekasi, 24 Juli 2019
Thariq Aziz Al-Ahwadzy

Baca Juga

Berlindung Dari Kemalasan

Sering Berbuat Dosa

Ibu Jangan Bandingkan Aku

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *