Siapakah Kita ?
Disarikan dari Kitab Tadzkirat Sami’ wal Mutakallim lil ‘Aalim wal Muta’allim karya al Imam Ibnu Jama’ah rahimahullahu ta’ala
Bismillahi wal hamdulillah, wasshalaatu wassalamu ‘ala rasulillah, wa ‘alaa aalihi wa shahbihi wa man waalah, amma ba’du
Secercah cahaya mentari, menyinari pagi hari yang berkabut. Lihatlah ke atas sana, kau dapati dedaunan hijau dengan bunga-bunga bermekaran, udara dingin menyelimuti dengan terpaan anginnya yang membuat jiwa ini sendu, siluet perbukitan membuat jiwa menjadi rindu
Kudengar suara :
الَّذِينَ يَذكُرُونَ اللّٰهَ قِيَاماً وَّ قُعُوداً وَّ عَلىٰ جُنُوبِهِم وَ يَتَفَكَّرُونَ فِي خَلقِ السَّمَٰوَٰتِ وَ الأَرضِ رَبَّنَا مَا خَلَقتَ هَٰذَا بَاطِلاً سُبحَانَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ (١٩١)
“Mereka yang mengingat Allah dalam berdirinya, duduknya, dan rebahnya, dan mereka merenungkan penciptaan langit dan bumi, (mereka berkata) yaa Rabb kami, tidaklah Engkau ciptakan semua ini sia-sia, Maha Suci Engkau maka hindarkanlah kami dari adzab neraka (yang pedih)” QS. Ali ‘Imran 191
Ku terhenyak, indahnya alam ini, apakah mungkin akan berdiri sendiri?
Ku merenung, teraturnya cuaca, hujan, siang dan malam, matahari dan bulan bertemu namun tak pernah bertabrakan, semuanya ada kepastian waktu tak dapat diganggu gugat, mungkin kah mereka ada begitu saja? Siapa yang mengatur nya?
Kulihat kaki tangan yang lengkap dan mudah digunakan, tak pernah kurasakan tangan yang salah perintah, kaki yang salah melangkah, semua itu bekerja sesuai dengan apa yang ku inginkan
Ku tatap wajah dan tubuh ini, susunannya rapih tak ada cacat padanya, dapat bangun dari tidurnya tanpa ada proses “pemanasan”, dapat mengambil tindakan sesuai keinginan, tidak kenal Korsleting saat terkena air, semua berjalan sempurna
Ku dengar di dalam tubuh ini ada jutaan syaraf dan milyaran sel yang bekerjasama untuk kelangsungan ‘hidup‘ tubuh ini, ada 206 tulang yang kokoh menopang tubuh ini, aku tak dapat bayangkan, bagaimana jika milyaran sel itu ada 10 persennya saja yang gak mau diatur, dari 206 tulang itu ada 5 persen saja yang tak kokoh, hebatnya bukan main,
Ada sebuah perkataan indah tentang hal itu :
لَقَد خَلَقنَا الإِنسَانَ فِي أَحسَنِ تَقوِيمٍ (٤)
“Sungguh telah kami ciptakan manusia dengan sebaik-baik susunan” QS. at-Tiin 4
Apakah ‘hebatnya‘ tubuh ku ini ada dengan sendirinya? Tapi lihatlah sekitar, tak hanya aku yang memiliki tubuh super ini, teman-teman ku, orang tua ku, dan semua orang di manapun dia berada memiliki tubuh yang super pula, meski ada beberapa yang memiliki perbedaan, namun ada kelebihan di setiap individu satu dengan yang lainnya.
Darimanakah berasal semua ini? Siapakah yang membuat nya? Ada sendiri kah tiba-tiba?
Ah… Tak mungkin, kau lihat gedung megah Petronas, atau Burj Khalifa? Atau mobil Mewah seperti Lamborghini dan sejenisnya? Atau gadget mewah yang kau pegang itu, apakah mereka ada secara tiba-tiba??
Adakah gedung yang lebih sempurna susunan nya dari tubuh ini?
Adakah Mobil mewah yang bisa langsung berlari tanpa adanya proses ‘dipanaskan’?
Adakah gadget Handphone maupun Komputer yang susunan sistemnya sehebat Otak kita?
Tapi itu semua yang tak sehebat diri kita saja, ada Manufaktur pembuat nya, ada orang-orang yang merancangnya, tak mungkin ada Lamborghini secara tiba-tiba bukan? Pasti harus dibeli dahulu, dan bagaimana kita membeli nya sedang dia tak pernah dibuat oleh seorangpun, tak mungkin pula orang bodoh nan dungu yang membuat Lamborghini itu, pasti orang yang berilmu, berpengalaman, dan cerdas lah yang membuatnya, semakin Cerdas dan hebat pembuat suatu alat, maka semakin hebat pula alat yang dihasilkannya bukan?
Cukuplah bukti adanya Sang Pencipta Allah ﷻ di alam semesta ini, dengan apa yang ada disekitar kita, mulai dari diri kita hingga apa yang ada diluar sana
Allah ﷻ berfirman :
وَ فِي الأَرضِ آيَاتٌ لِلمُوقِنِينَ (٢٠) وَ فِي أَنفُسِكُم أَفَلَا تُبصِرُونَ (٢١) وَ فِي السَّمَاءِ رِزقُكُم وَ مَا تُوعَدُونَ (٢٢)
“Dan di alam dunia ini ada ayat-ayat bagi mereka yang yakin -(20)- dan dalam diri-diri kalian tidakkah kalian perhatikan? -(21)- dan dilangit sana terdapat Rezeki kalian dan apa yang dijanjikan -(22)-“
Coba bayangkan… Ada ekspedisi pengiriman barang mahal, dengan kapal yang sangat mewah menyebrangi lautan lepas, dari pulau ke pulau, bisa selamat dan semua muatannya sampai ke tujuan, Tanpa mesin yang di setting, tanpa kurir maupun awak yang bekerja, tanpa operator yang mengontrol… Mungkinkah?
Itu adalah hal yang lebih sederhana dari Alur peredaran darah manusia, lebih kecil dari Galaksi Milky Way, lebih mudah dari susunan Saraf manusia dan seluruh makhluk hidup lainnya saja…. Tidak mungkin bisa terjadi tanpa ada yang mengaturnya…
Kenali lah dirimu kelak kau mengenal siapa yang menciptakan mu, dan untuk apa kau hadir di sini padahal kau tahu akan pasti nya mati mu
Washallallahu ‘ala nabiyyinaa Muhammad wa ‘ala aalihi wa shahbihi ajma’iin
السلام عليكم و رحمة اللّٰه و بركاته
Bekasi, 2 Agustus 2019
Thariq Aziz al-Ahwadzy


Komentar