Istighfar Kunci Kebaikan

السلام عليكم و رحمة اللّٰه و بركاته

Bismillahi walhamdulillah, wasshalaatu wassalaamu ‘alaa Rasulillah wa ‘alaa aalihi wa shahbihi wa man saara ‘alaa nahjihi ilaa yaumi liqaa’i Rabbihi, amma ba’du,

Istighfar adalah ciri khas dari seorang Mukmin yang bertaqwa, yang mana jika mereka berbuat dosa mereka akan langsung kembali  bertaubat dan menuju Rabbnya, sebagaimana yang Allah ﷻ firmankan dalam kitabNya

وَالَّذِينَ إِذَا فَعَلُوا فَاحِشَةً أَوْ ظَلَمُوا أَنْفُسَهُمْ ذَكَرُوا اللَّهَ فَاسْتَغْفَرُوا لِذُنُوبِهِمْ

“Dan mereka adalah orang-orang yang jika melakukan perbuatan keji (dosa) atau mereka dzhalimi diri mereka, langsung mereka mengingat Allah dan meminta ampun atas dosa-dosa mereka” Qs. Ali ‘Imran 135

Istighfar adalah amalan lisan yang besar dan amat mulia, singkat namun sarat makna, dengannya terbuka pintu kebaikan tertutup pintu keburukan, tercurah nikmat dan terhindar dari siksa,

Allah ﷻ berfirman mengabarkan perkataan kaum Nuh ‘alaihissalaam

فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا (10) يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا (11) وَيُمْدِدْكُمْ بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَلْ لَكُمْ جَنَّاتٍ وَيَجْعَلْ لَكُمْ أَنْهَارًا (12)

Maka aku berkata (kepada mereka), “Mohonlah ampunan kepada Tuhanmu, Sungguh, Dia Maha Pengampun (10) niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat dari langit kepadamu (11) dan Dia memperbanyak harta dan anak-anakmu, dan mengadakan kebun-kebun untukmu dan mengadakan sungai-sungai untukmu (12)” Qs. Nuh 10-12

Dengan beristighfar Allah mudahkan segala urusan, Allah anugerahkan banyak kebaikan dan kekuatan, sebagaimana dalam firmannya

وَأَنِ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوبُوا إِلَيْهِ يُمَتِّعْكُمْ مَتاعاً حَسَناً إِلى أَجَلٍ مُسَمًّى وَيُؤْتِ كُلَّ ذِي فَضْلٍ فَضْلَهُ

Dan hendaklah kamu memohon ampunan kepada Tuhanmu dan bertobat kepada-Nya, niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik kepadamu sampai waktu yang telah ditentukanQs. Hud 3

Dan dalam ayat lain

وَيَٰقَوْمِ ٱسْتَغْفِرُوا۟ رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوبُوٓا۟ إِلَيْهِ يُرْسِلِ ٱلسَّمَآءَ عَلَيْكُم مِّدْرَارًا وَيَزِدْكُمْ قُوَّةً إِلَىٰ قُوَّتِكُمْ وَلَا تَتَوَلَّوْا۟ مُجْرِمِينَ

Dan (dia berkata): “Hai kaumku, mohonlah ampun kepada Tuhanmu lalu bertobatlah kepada-Nya, niscaya Dia menurunkan hujan yang sangat deras atasmu, dan Dia akan menambahkan kekuatan kepada kekuatanmu, dan janganlah kamu berpaling dengan berbuat dosa” Qs. Hud 52

Dengan istighfar, dapat terlindung dari AdzabNya, sebagaimana firmanNya

وَمَا كَانَ اللّٰهُ مُعَذِّبَهُمْ وَهُمْ يَسْتَغْفِرُوْنَ

“Dan tidaklah Allah adzab mereka sedangkan mereka beristighfar” Qs. Al Anfal 33

Perbanyaklah Istighfar, karena setiap perkataan maupun lafadz apa saja akan dicatat oleh kedua Malaikat di sisi kiri dan kanan kita, sebagaimana firman Allah ﷻ

مَا يَلْفِظُ مِنْ قَوْلٍ اِلَّا لَدَيْهِ رَقِيْبٌ عَتِيْدٌ

“Tidaklah suatu kata yang terucap kecuali ada disisinya Raqib dan Atid (yang siap untuk mencatat)”    Qs. Qaf 18

Yang mana catatan itu akan kita dapatkan di akhirat kelak, menyesal lah mereka yang banyak berkata dan berbuat hina, sebagaimana firmanNya

اِقْرَأْ كِتَابَكَۗ كَفٰى بِنَفْسِكَ الْيَوْمَ عَلَيْكَ حَسِيْبًاۗ – مَنِ اهْتَدٰى فَاِنَّمَا يَهْتَدِيْ لِنَفْسِهٖۚ وَمَنْ ضَلَّ فَاِنَّمَا يَضِلُّ عَلَيْهَاۗ وَلَا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِّزْرَ اُخْرٰىۗ وَمَا كُنَّا مُعَذِّبِيْنَ حَتّٰى نَبْعَثَ رَسُوْلًا

“Bacalah kitabmu, cukuplah dirimu sendiri pada hari ini sebagai penghitung atas dirimu-13-Barangsiapa berbuat sesuai dengan petunjuk (Allah), maka sesungguhnya itu untuk (keselamatan) dirinya sendiri; dan barang siapa tersesat maka sesungguhnya (kerugian) itu bagi dirinya sendiri. Dan seorang yang berdosa tidak dapat memikul dosa orang lain, tetapi Kami tidak akan menyiksa sebelum Kami mengutus seorang rasul Qs. Al israa 13-14

Rasulullah ﷺ bersabda tentang mereka yang banyak beristighfar, kebahagiaan bagi mereka

طُوبَى لِمَن وَجَدَ فِي صَحِيفَتهِ استِغفَارَاً كَثِيراً

“Beruntunglah bagi yang mendapati dalam catatan amalannya istighfar yang banyak” HR. Ibnu Majah 3818

Maka dari itu saudaraku seiman, mari perbanyak istighfar dalam hidup kita, saat kita sendiri hendaknya kita beristighfar, saat kita mengantri atau menunggu hendaknya kita beristighfar, saat kita berjalan hendaknya beristighfar, saat kita duduk hendaknya beristighfar, saat kita berbaring hendaknya kita beristighfar, dalam setiap keadaan hendaknya kita beristighfar, karena istighfar adalah amalan yang mudah namun besar keutamaannya

Washallallahu ‘alaa nabiyyinaa Muhammadin wa ‘alaa aalihi wa shahbihi ajma’iin

Thariq Aziz Alahwadzy

Ma’had Tahfidz Tarbiyah Insan Babakan, Bekasi

24 Oktober 2019/ 25 Shafar 1441H

Daftar Pustaka

  1. Al Qur’an Al Karim
  2. Kitab Shahih Ibnu Majah (Ar Rajihi Android Project)
  3. Web 1

Thariq Aziz al Ahwadzy

Thariq Aziz al Ahwadzy, seorang kelahiran kota Bekasi pada 21 Juli 2000, penuntut ilmu dan CEO Menjadi Muslim yaitu Platfrom untuk belajar bersama menjadi seorang muslim seutuhnya. Belajar dan belajar itulah jalan hidupnya

Mungkin Anda juga menyukai

3 Respon

  1. Juni 13, 2020

    […] Baca Juga : Istighfar adalah kunci kebaikan […]

  2. Juli 18, 2020

    […] Baca Juga : Istighfar Kunci Kebaikan […]

  3. Juli 25, 2020

    […] Baca Juga : Istighfar Kunci Kebaikan […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: