Bulan Ramadhan Kesempatan Melebur Dosa (Daurah Ramadhan)

Bulan Ramadhan Kesempatan Melebur Dosa

السلام عليكم و رحمة الله وبركاته

Bismillahi walhamdulillahi wasshalaatu wassalaamu ‘alaa Rasulillahi Muhammad bin Abdillah, wa ‘alaa aalihi washahbihi wa man saara ‘alaa nahjihi ilaa yaumil qiyaamah, amma ba’du

Allah jadikan bulan Ramadhan bulan penuh keberkahan dan ampunan, Allah ajarkan kepada orang-orang yang beriman tentang arti ketakwaan padanya, dimana kita diminta melaksanakan perintahNya penuh ketaatan dan menjauhi segala laranganNya tanpa penolakan

Allah ﷻ berfirman dalam kitabnya

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ – ١٨٣

Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa

QS. al Baqarah 183

Pada tulisan ini in syaa Allah akan kami mulai daurah hadits ramadhaniyyah di menjadimuslim.com yang akan disadur dari tulisan al-Ustadz Muslim al Atsari hafidzahullah setiap harinya

Hadits Pertama (Keutamaan Puasa Ramadhan)

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ 

رَغِمَ أَنْفُ رَجُلٍ ذُكِرْتُ عِنْدَهُ فَلَمْ يُصَلِّ عَلَيَّ وَرَغِمَ أَنْفُ رَجُلٍ دَخَلَ عَلَيْهِ رَمَضَانُ ثُمَّ انْسَلَخَ قَبْلَ أَنْ يُغْفَرَ لَهُ، وَرَغِمَ أَنْفُ رَجُلٍ أَدْرَكَ عِنْدَهُ أَبَوَاهُ الكِبَرَ فَلَمْ يُدْخِلَاهُ الجَنَّةَ

Dari Abu Hurairah rodhiyallohu ‘anhu, dia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda:


“Hina seseorang yang namaku disebut di dekatnya, namun dia tidak bersholawat atasku, Hina seseorang, yang bulan Romadhon mendatanginya, kemudian pergi, namun dosanya tidak diampuni, Hina seseorang yang mendapati kedua orang tuanya sudah tua, namun keduanya tidak menyebabkannya masuk ke sorga.”

(HR. Tirmidzi, no. 3545; Ibnu Hibban, no. 908. Dishohihkan oleh Syaikh Al-Albani di dalam Misykatul Mashobih, no. 927, Shohih Al-Jami’, no. 3510, Irwaul Gholil, no. 6)

Faidah – Faidah dalam Hadits

1- Keutamaan bersholawat untuk Nabi Muhammad ﷺ

Sebagaimana yang Rasulullah sabdakan :

من صلَّى عليَّ صلاةً واحدةً ؛ صلَّى اللهُ عليه عشرَ صلواتٍ ، وحطَّ عنه عشرَ خطيئاتٍ

“Barangsiapa yang bershalawat kepadaku satu kali, niscaya Allah akan bershalawat untuknya 10 kali dan dihapuskan 10 kesalahannya”

HR. an Nasaa’i 1297 dan Ahmad 11998


2- Keagungan kedudukan Nabi Muhammad pada diri seorang muslim
3- Keutamaan bertemu bulan Romadhon, sehingga mendapatkan kesempatan untuk berpuasa dan beramal sholih lainnya untuk melebur dosa
4- Keutamaan mengurusi orang tua yang sudah berusia lanjut, yaitu penyebab masuk sorga
5- Kewajiban bersabar memelihara orang tua yang sudah lanjut usia, dan tidak boleh menyakitinya dengan perkataan atau perbuatan

Sebagaimana firman Allah ﷻ

وَقَضٰى رَبُّكَ اَلَّا تَعْبُدُوْٓا اِلَّآ اِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ اِحْسٰنًاۗ اِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ اَحَدُهُمَآ اَوْ كِلٰهُمَا فَلَا تَقُلْ لَّهُمَآ اُفٍّ وَّلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَّهُمَا قَوْلًا كَرِيْمًا – ٢٣

Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah engkau membentak keduanya, dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik.

QS. al-Israa’ 23


6- Memanfaatkan kesempatan-kesempatan untuk kebaikan sebelum hilang kesempatan itu.

Allah ﷻ memerintahkan kita untuk berlomba-lomba dan bersegara dalam kebaikan sebagaimana firmanNya

وَسَارِعُوْٓا اِلٰى مَغْفِرَةٍ مِّنْ رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمٰوٰتُ وَالْاَرْضُۙ اُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِيْنَۙ – ١٣٣

Dan bersegeralah kamu mencari ampunan dari Tuhanmu dan mendapatkan surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa”

QS. Ali ‘Imraan 133


7- Kehinaan bagi orang-orang yang disebutkan di atas

Syukran Baarakallahu fiikum semoga bermanfaat

Silahkan di Share dapatkan kebaikan


Ditulis oleh Ustadz Muslim Atsari
Sragen, Jum’at Dhuha, 1-Romadhon-1441 H / 24-April-2020 M. Dibaca dan diedit ulang pada hari Senin Bakda Ashar, 9-Sya’ban-1442 H / 22-Maret-2021 M.

Di muraja’ah dan ditulis ulang oleh Thariq Aziz al Ahwadzy


Baca Juga :

Syarah Hadits Arbain ke 6

Keutamaan Surat al Kahfi

Keutamaan 10 Hari Pertama bulan Dzulhijjah

 

Thariq Aziz al Ahwadzy

Thariq Aziz al Ahwadzy, seorang kelahiran kota Bekasi pada 21 Juli 2000, penuntut ilmu dan CEO Menjadi Muslim yaitu Platfrom untuk belajar bersama menjadi seorang muslim seutuhnya. Belajar dan belajar itulah jalan hidupnya

Mungkin Anda juga menyukai

1 Respon

  1. April 19, 2021

    […] Bulan Ramadhan Kesempatan Melebur Dosa (Daurah Ramadhan) […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: