Sunnah Di Hari Jum'at
Beranda / Fadhail Amal / Keutamaan Membaca Surat al Kahfi di Hari Jum’at

Keutamaan Membaca Surat al Kahfi di Hari Jum’at

Reading Time: 2 minutes

Keutamaan Membaca Surat al Kahfi di Hari Jum’at


Bismillahi wal hamdulillah, wasshalaatu wassalamu ‘ala rasulillah, wa ‘alaa aalihi wa shahbihi wa man waalah, amma ba’du

Dihari jum’at banyak sekali sunnah-sunnah amalan yang bisa kita lakukan, diantara yang masyhur adalah membaca surat al Kahfi di malam atau siang di hari jum’at

Lalu apa saja keutamaan membaca surat al kahfi di hari jum’at ?

Mari simak haditsnya

مَن قَرَأَ سُورَةَ الكَهفِ لَيلَةَ الجُمُعةِ أَضَاءَ لَهُ مِنَ النُّورِ فِيمَا بَينَهُ وَ بَينَ البَيتِ العَتِيقِ

“Barangsiapa yang membaca surat al Kahfi pada malam jum’at maka akan dianugerahkan cahaya padanya diantara dirinya dengan baitul ‘atiq (Ka’bah al Musyarrafah)” 

Keutamaan Sahur Untuk Berpuasa (Daurah Ramadhan)

HR. Ad Daarimi 3450 dengan sanad yang shahih

Disebutkan dalam hadits diatas, bahwa siapapun dari kaum muslimin yang membaca surat al Kahfi pada malam jum’at, ingat malam jum’at… Allah ﷻ  anugerahkan padanya cahaya antara dirinya dengan Ka’bah al Musyarrafah, maa syaa Allah, betapa besarnya ganjaran bagi mereka yang membaca surat al Kahfi dengan mengharap ridha Allah dan mengikuti sunnah nabinya di malam jum’at

Lalu, bagaimana jika kita membacanya di siang hari jum’at ?

Rasulullah ﷺ bersabda tentang keutamaan bagi mereka yang membaca surat al Kahfi di Pagi atau Siang hari jum’at

مَن قَرَأَ سُورَةَ الكَهفِ فِي يَومِ الجُمُعَة أَضَاءَ لَهُ مِنَ النُورِ مَا بَينَ الجُمُعَتَينِ

“Barangsiapa yang membaca surat al Kahfi pada hari jum’at, dianugerahkan padanya cahaya diantara dua hari jum’at” 

HR. al Baihaqi dan an Nasaa’i yang dishahihkan oleh Syaikh al Albani dalam shaahihul jaami’ no. 6470

Keutamaan Bulan Ramadhan (Daurah Ramadhan)

Tidak ada yang sia-sia dari amalan kita, bahkan islam agama yang rahmat untuk seluruh ummat, membuka peluang selebar-lebarnya bagi kita, untuk mendapatkan keutamaan yang amat menakjubkan, maka masihkah kita menyia-nyiakan sunnah yang satu ini ?

Semoga Allah jadikan kita hamba yang bertakwa dan pengikut setia Baginda Nabi Muhammad ﷺ  yang mencintai beliau dan berpegang teguh terhadap sunnahnya

Washallallahu ‘alaa nabiyyinaa muhammad wa ‘alaa aalihi wa man waalah


Akhukum Fillah Thariq Aziz al Ahwadzy

7 Safar 1441H

Meraih Kemuliaan Dengan al Qur’an

di Kota Bekasi


Baca Juga :

Hukum Shalat Jum’at Pada Hari Ied

Sunnah Dihari yang Penuh Berkah

Syirik Kecil Bernama Riya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *